Cukup Sudah

Ku telan kenyataan pahit yang bisa membuat ku terluka..

kali ini umpan ku yang membuat semakin hancur..

hancur berkeping-keping seperti beling yang jatuh..

aku lebih baik diam dengan seribu bahasa..

keadaan yang bisa buatku menjerit dengan perkataan yang tak berakhir ...

dalam hati ku bicara "cukup sudahh..."

Memang pantas mendapatkan sebuah perkataan itu..
Tapi, terus mengalir dan tak berakhir..

seakan-akan aku tak pantas tuk didengar..

hanya diam dengan seribu bahasa dan hatipun mulai berbicara "cukup sudah"

tapi.. itulah HIDUP :)


salam sayang 
Ratih Hanizar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beautiful in white

Google Translator

English French German Spain Italian Dutch Russian Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Web Informer Button