Antara SAHABAT SEJATI dan CINTA

 

Aku adalah seorang mahasiswi yang kuliah di kota Bandung. NamakuNesya. Aku memiliki  4 orang sahabat cewek yang bernama Tiara, Lidya,Momia, dan Shara.  Semenjak aku masuk kuliah di semester satu, aku sangat dekat dengan mereka semua sampai sekarang ini di semester 3. Kami berlima selalu bersama, bahkan aku telah menenali karakter mereka masing-masing.
Aku bahagia sekali memiliki seorang sahabat seperti mereka yang bisa saling memahami antara satu dengan yang lainnya. Sesosok Tiara yang glamor, Lidya yang rame, momia yang pendiam dan shara yang tomboy. Aku senang dengan karakter mereka yang beragam itu. Ya, tak ada jalan yang selalu datar, demikian juga dengan persahabatan. Sampai suatu saat kami memiliki masalah yang cukup rumit. Simak ceritanya.. J
Sahabatku yang bernama Lidya memiliki seorang kekasih yang bernama Andika Ghani. Sementara itu
Andika adalah sahabat Tiara sejak SMA dulu. Mereka sudah bersahabat semenjak kelas 2 SMA. Bahkan sekarang pun Andika dan Tiara satu jurusan dan satu organisasi di kampus kami.
Kami berlima telah berkomitmen untuk menjadi sahabat sejati untuk selamanya. Banyak hal yang kami lakukan bersama-sama. Contohnya saling membantu antara satu dengan yang lainya, shoping bareng, nonton bareng, jalan-jalan bareng dan masih banyak lagi.
Suaru hari, Tiara memiliki 3 orang teman dekat cewek di dalam organisasinya itu. Dia juga sudah menganggap teman dekatnya itu sama seperti kami berlima. Namun, kedekatan Tiara dengan 3 orang temanya itu masih seumur jagung, ya kira-kira baru satu bulan lah mereka bisa mengenal lebih dekat. Semenjak itu, hubungan kami berlima dengan Tiara semakin hari semakin menjauh. Aku dan 3 orang sahabatku hanya mengira bahwa Tiara sedang sibuk di dalam organisasinya itu. Tapi, ternyata tidak. Sahabatku yang bernama Lidya bertanya pada kekasihnya yang bernama Andika itu kalau organisasi itu sedang tidak melakukan kegiatan apapun.
Dengan rasa penasaran kami, Shara mencoba sms Tiara untuk mengajak dia nonton bareng di mall tapi, Tiara hanya membalas sms “maaf ya, aku sudah ada janji sama teman cewek organisasi aku buat karokean di mall, kalau mau besok kita ngumpul di cafe samping kampus yuk pas jam makan siang? Gimana? Pada mau ga?”. Akhirnya Shara membalasnya “iyaudah besok kita bakalan ke cafe kok
Besok harinya, kami berlima berkumpul di cafe. Shara berkata” Tiara, sombong sekali kau dari kemaren ga mau nonton bareng kita” Tiara bilang “maaf yah kawan, aku kemarin-kemarin sibuk banget sama temen-temen organisasi aku, ya bukan sibuk ngurus kegiatan organisasi sih tapi, aku sudah memiliki janji sama mereka semua sebelum kalian ngajak aku untuk berkumpul bersama” setelah itu, kami tetap bercanda tawa dengan mereka seperti sebelumnya. 
Sewaktu kami sedang ngumpul bersama tiba-tiba Hp Lidya berbunyi, ternyata ada telp dari Andika. Tetapi, Andika malah ingin berbicara pada Tiara. Semua sempat heran sih, tapi ya positif thinking lah kalo Tiara sama Andika itu memang sudah lama dekat sejak SMA kelas 2. Setelah mereka selesai berbicara barulah Andika berbicara dengan Lidya lewat Hp. Sejanjutnya, Tiara bilang “oh iya tadi aku di bantuin sama Andika lho buat menyusun kegiatan organisasi, pokonya Andika sahabat aku yang baik banget deh dari dulu”. Sempat timbul rasa cemburu pada Lidya tapi semua itu hanya dipandang Lidya dengan sebelah mata kalau Tiara dan Andika itu memang sudah berteman dari dulu semenjak Lidya belum jadian sama Andika.
Keesokan harinya, Aku bersama Lidya pergi ke kampus bareng. Setelah itu, aku diajak Lidya untuk pergi ke sekretariat organisasi itu untuk mengembalikan buku milik Andika yang sedang dipinjam oleh Lidya. Ternyata yang aku lihat dengan Lidya itu Andika yang sedang asik duduk bersebelahan dengan Tiara, bahkan dia sangat dekat sekali layaknya sepasang kekasih. Dengan mata yang berkaca-kaca Lidyapun cuma bisa bersabar, akupun langsung menghibur Lidya kalau mereka tidak akan menyakiti hatinya Lidya.
Saat itu, lidya memanggil Andika yang sedang ngobrol asyik dengan Tiara. Dengan ekspresi kaget, Andika pun langsung menghampiri Lidya. Lidya langsung berkata “dik, nanti pulang kuliah anterin aku ke toko buku ya, aku mau beli buku pengantar kalkulus yang baru” Andika menjawab “oke”..
Setelah itu aku dan Lidya masuk ke ruang kelas karena perkuliahan akan segera dimulai. Pada saat jam perkuliahan sedang berlangsung, Lidya cerita ke Aku kalau Andika sms dia, Andika bilang kalau dia tidak bisa menemani Lidya ke toko buku dengan alasan ingin membantu Tiara untuk mencari bahan untuk proposal organisasi. Entahlah, saat itu perasaan Lidya semakin hancur dengan  keadaan seperti ini.
Hari berganti demi hari, bahkan sikap andika dengan Tiara makin menjadi-jadi. Seakan-akan mereka tak pernah memikirkan perasaan Lidya sama sekali. Sering sekali aku melihat Lidya menangis. Lidya hanya berani menangis di depan Aku, shara dan Momia. Sementara itu aku, shara dan Momia ingin mencari jalan keluar dai masalah yang dialami mereka, kerena kami tak akan bisa cuek dengan keadaan yang menimpa sahabat kami sendiri yaitu Tiara dan Lidya. Pertama, kami mencoba berbicara pada Andika untuk menjaga sikap dengan Tiara. Boleh lah bersahabat asalkan tau batasnya dan bisa peduli dengan perasaan Tiara. Tapi, andika selalu bilang bahwa dia dan Tiara tidak mungkin akan saling jatuh cinta karena mereka adalah sahabat dari SMA. Ya,, kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi selanjutnya.
Dengan hati yang kesal dan sedih Lidya curhat ke kami bertiga kalau dia ingin putus dengan Andika. Woww.. ?? sempat terkejut.. bahkan Tiara tau kalau Lidya ingin putus dengan Andika. setelahTiara mendengar kabar itu, Tiara langsung menangis dan merasa sangat bersalah dengan keadaan seperti ini yang menimpa dirinya, Lidya dan Andika. Tapi, tiara tetap bersikeras berkata bahwa dia dan Andika itu hanya sekedar sahabat”
Bagaimana dengan Hubungan Lidya dan Andika?? Ya Lidya telah memutuskan dan berfikir secara matang kalau dia akan putus dengan Andika. Kami melihat bagaimana ekspresi Andika saat diputusin Lidya. Ekspresi Andika biasa saja, malah merasa tak bersalah.
Kami semakin binggung dengan sifat Tiara yang semakin berberda dari yang dulu.  Setelah, Lidya dan Andika putus, mereka berduapun semakin akrab dan selalu bersama. Dan selang waktu satu bulan lah Tiara berbicara pada kami berempat bahwa dia telah Jadian sama Andika. Tiara hanya meminta maaf atas segala kelakuan dia selama ini dan akhirnya  kami berempat sudah tak dekat dengan Tiada seperti layaknya sahabat seperti dulu. Sekarang Tiara hanya berteman dekat dengan 3 orang temannya yang ada di Organisai itu bersama Andika. Bahkan setiap kami bertemu di kampus dengan Tiara dan Andika, sikap mereka menjadi berubah sangat drastis entah kenapa...

THE END







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beautiful in white

Google Translator

English French German Spain Italian Dutch Russian Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Web Informer Button